Malam Pertama di Alam Kubur

MALAM PERTAMA ANDA DALAM KUBUR

Jumat, 13 Oktober 2017

Membaca Shalawat dan manfaatnya

Agama islam memberikan peluang ibadah dalam setiap hal yang umatnya lakukan, termasuk melantunkan shalawat.  Sholawat atas nabi atau Rosulullah menjadi setiap iringan dalam hembusan nafas yang Anda lakukan. Dengan mengutarakannya atau cukup membacanya di dalam hati.

Rabu, 14 Januari 2015

Keutamaan Mempelajari Fiqih dan Ilmu Agama

1. Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang maka dia diberi pendalaman dalam ilmu agama. Sesungguhnya memperoleh ilmu hanya dengan belajar. (HR. Bukhari)

2. Para ulama fiqih adalah pelaksana amanat para rasul selama mereka tidak memasuki (bidang) dunia. Mendengar sabda tersebut, para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apa arti memasuki (bidang) dunia?" Beliau menjawab, "Mengekor kepada penguasa dan kalau mereka melakukan seperti itu maka hati-hatilah terhadap mereka atas keselamatan agamamu. (HR. Ath-Thabrani)


3. Rasulullah Saw bersabda : "Ya Allah, rahmatilah khalifah-khalifahku." Para sahabat lalu bertanya, "Ya Rasulullah, siapakah khalifah-khalifahmu?" Beliau menjawab, "Orang-orang yang datang sesudahku mengulang-ulang pelajaran hadits-hadits dan sunahku dan mengajarkannya kepada orang-orang sesudahku." (HR. Ar-Ridha)

Jumat, 12 Juli 2013

KEUTAMAAN SHALAT MALAM DAN ANJURANNYA


Oleh
Muhammad bin Suud Al-Uraifi


Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjelaskan di dalam al-Qur-an pada banyak ayat dan juga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak hadits tentang besarnya pahala yang diperoleh dari melaksanakan shalat malam. Bahkan, ketahuilah wahai pembaca yang budiman –sebelum kami memaparkan ayat-ayat dan hadits-hadits tersebut– bahwa shalat yang paling baik setelah shalat wajib adalah shalat malam, dan hal ini telah menjadi ijma' (kesepakatan) ulama.[1]

Jumat, 05 Juli 2013

Islam Agama Yang Sempurna (JAVANES Version)

Minangka purwakaning atur monggo kitosesarengan ngunjukaken syukur dateng ngarso dalem Allah, awit peparing kanugrahan lan nikmat ingkang tanpo kawical wical, langkung langkung rahmat kawilujengan lan yuswa panjang dateng kito sedoyo , sahingga siang punika kita tasih saget makempal wonten ing masjid punika kanti tanpo manggih rubeda satunggal punopo.
Saklajengipun keparengan kulo ngajak dateng awak kula piyambak lan panjenengan sedoyo, monggo tansah sami netepi taqwa lan ajrih dateng Allah ing sakdengah kawontenan, sami ugi wonten ing kawontenan bingah utawi susah, longgar jembar utawi rupeg, kawontenan rame utawi sepi, terang terangan utawi sesideman,  kanthi tansah  nindakaken perintah lan nebihi sedoyo cegah lan awisanipun Allah, supados kito tansah pinaringan kabegjan  dunya ngantos akhirat... Amiiin...

Kamis, 09 Februari 2012

Agar Sholat Kita menenangkan dan Mencerahkan


Allahu Akbar 3X Walillahilhamd..

Hadirin Rahimakumullah....Kaum muslimin yang berbahagia..

Betapa kita layak mensyukuri kenikmatan Allah swt yang begitu melimpah kita rasakan, utamanya iman dan islam; iman yang menggerakkan diri kita untuk banyak berkarya kabajikan di tengah masyarakat, Islam yang menunjukkan dan menjadi pedoman setiap langkah yang kita ambil serta bagaimana kita menuntaskannya. Begitu pula kenikmatan sehat yang pada hakekatnya juga merupakan ujian, semoga kita mampu mensikapinya dengan syukur dan sabar. Maka marilah kita panjatkan puji dan syukur kita kepada Allah swt, karena Dialah yang memberi izin kita melewati satu bulan penuh dalam perjalanan ibadah di bulan Ramadhan. Semoga dengan syukur kita, nikmat besar tersebut mampu menghantarkan kita menjadi hamba-hamba-Nya yang bertaqwa. Ketaqwaan yang membuat kita bisa keluar dari berbagai himpitan persoalan hidup dan mengangkat serta meninggikan derajat kita menjadi hamba mulia dihadapan Allah swt.

Selasa, 10 Agustus 2010

HAKEKAT PUASA

Puasa dalam bahasa Arab al-Shaum, yang artinya menahan. Orang-orang Arab biasa mengacu kata ini pada kuda yang tak mau lari atau tak mau diberi makan. Dalam Islam kata al-shaum berarti menahan diri dengan sengaja dari apa yang membatalkan puasa (Muhaqqiq al-Hilli, Syara’ al-Islam) Bagi seorang muslim berpuasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum tetapi mengandung makna tambahan ibadah, kesenangan batin, moralitas dan hukum.

Kamis, 05 Agustus 2010

MENYAMBUT BULAN SUCI ROMADHON

Poro hadirin hadirot ingkang kulo hurmati !
Monggo wonten ing kesempatan meniko kulo lan panjenengan sedoyo sami muji syukur dumateng ngarsonipun Alloh SWT. Kranten Alloh sampun paring Rohmat, Ni’mat dateng kito sedoyo ingkang arupi tetepipun Iman lan Islam.
Ingkang kaping kalihipun mugiho Rahmat lan Salam Bahagia Alloh selalu dipun limpahaken kanjeng Nabi Muhammad SAW, poro ahli keluarga lan poro sohabatipun.

Sabtu, 10 Juli 2010

BENARKAH SHAF YANG PALING UTAMA BAGI WANITA DALAM SHALAT ADALAH SHAF YANG PALING BELAKANG

Oleh
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan


Pertanyaan
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Kaum wanita di bulan Ramadhan berlomba-lomba untuk mendapatkan shaf paling belakang dalam shalat berjamah di masjid, mereka enggan duduk di shaf pertama sehingga hal itu menyebabkan shaf-shaf pertama di tempat shalat kaum wanita menjadi kosong, dan sebaliknya shaf terakhir penuh membludak hingga menutupi jalan bagi kaum wanita yang ingin menuju ke shaf depan, hal ini mereka lakukan berdasarkan sunnah Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Sebaik-baiknya shaf wanita (dalam shalat) adalah shaf paling belakang”

Mohon penjelasan anda tentang hal ini.

Jawaban
Mengenai hal ini detailnya sebagai berikut : Jika kaum wanita itu shalat dengan adanya tabir pembatas antara mereka dengan kaum pria maka shaf yang terbaik adalah shaf yang terdepan karena hilangnya hal yang dikhawatirkan terjadi antara pria dan wanita. Dengan demikian sebaik-baik shaf wanita adalah shaf pertama sebagaimana shaf-shaf pada kaum pria, karena keberadaan tabir pembatas itu dapat menghilangkan kekhawatiran terjadinya fitnah. Hal ini berlaku jika ada tabir pembatas antara pria dan wanita. Dan bagi kaum wanita pun harus meluruskan, menertibkan dan mengisi shaf depan yang kosong, kemudian shaf berikutnya, sebagaimana ketetapan ini berlaku pada shaf kaum pria. Jadi, ketetapan-ketetapan ini berlaku bila ada tabir pemabatas. (Salafusholeh / Almanhaj.or.id)

Selasa, 15 Juni 2010

Shalat Seseorang Batal Dikarenakan Ada Wanita Yang Melintas Di Hadapannya

Berdasarkan ini Imam Al-Bukhari mengkategorikan hadits ini dalam “Bab Pembatas Shalat Di Mekkah Dan Tempat Lainnya”, dengan demikian hadits ini bersifat umum, sehingga jika seseorang wanita berjalan di antara orang yang sedang shalat dengan tempat sujudnya, atau jika seorang wanita berjalan di antara orang yang sedang shalat dengan pembatasnya, atau jika seorang wanita berjalan di antara orang yang sedang shalat dengan pembatasnya, maka wajib bagi orang yang melakukan shalat itu untuk mengulangi shalat tersebut.

kecuali jika yang sedang shalat ini adalah seorang makmum yang shalat di belakang imam, karena pembatas pada imam adalah juga merupakan pembatas bagi orang yang shalat di belakangnya. Dengan demikian dibolehkan bagi seseorang untuk berjalan dihadapan orag yang shalat di belakang imam dan tidak berdosa.

Kamis, 03 Juni 2010

WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJAB

Oleh
Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Allah memberikan masing-masing waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeda-beda, diantaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang menyia-nyiakan kesempatan baik tersebut. Mereka mengira bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda. Bagi setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kesuksesan, keberuntungan, kemenangan dan keselamatan. Adapun waktu-waktu mustajabah tersebut antara lain.

[1]. Sepertiga Akhir Malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Artinya : Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya" . [Shahih Al-Bukhari, kitab Da'awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150]

[2]. Tatkala Berbuka Puasa Bagi Orang Yang Berpuasa

Dari Abdullah bin '
Amr bin 'Ash Radhiyallahu 'anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pafa saat berbuka ada doa yang tidak ditolak". [Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da'watuhu 1/321 No. 1775. Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi dalam Misbahuz Zujaj 2/17].

[3]. Setiap Selepas Shalat Fardhu

Dari Abu Umamah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, beliau menjawab.

"Artinya : Di pertengahan malam yang akhir dan setiap selesai shalat fardhu".
[Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da'awaat 13/30. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi 3/167-168 No. 2782].

[4]. Pada Saat Perang Berkecamuk

Dari Sahl bin Sa'ad Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Artinya : Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak ; doa pada saat adzan dan doa tatkala peang berkecamuk". [Sunan Abu Daud, kitab Jihad 3/21 No. 2540. Sunan Baihaqi, bab Shalat Istisqa' 3/360. Hakim dalam Mustadrak 1/189. Dishahihkan Imam Nawawi dalam Al-Adzkaar hal. 341. Dan Al-Albani dalam Ta'liq Alal Misykat 1/212 No. 672].

[5]. Sesaat Pada Hari Jum'at

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Abul Qasim Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Sesungguhnya pada hari Jum'at ada satu saat yang tidak bertepatan seorang hamba muslim shalat dan memohon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan padanya, beliau berisyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut". [Shahih Al-Bukhari, kitab Da'awaat 7/166. Shahih Muslim, kitab Jumuh 3/5-6]

Waktu yang sesaat itu tidak bisa diketahui secara persis dan masing-masing riwayat menyebutkan waktu tersebut secara berbeda-beda, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 11/203.

Dan kemungkinan besar waktu tersebut berada pada saat imam atau khatib naik mimbar hingga selesai shalat Jum'at atau hingga selesai waktu shalat ashar bagi orang yang menunggu shalat maghrib.

[6]. Pada Waktu Bangun Tidur Pada Malam Hari Bagi Orang Yang Sebelum Tidur Dalam Keadaan Suci dan Berdzikir Kepada Allah

Dari '
Amr bin 'Anbasah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Artinya :Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun padamalam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya" . [Sunan Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595]

Terbangun tanpa sengaja pada malam hari.[An-Nihayah fi Gharibil Hadits 1/190]
Yang dimaksud dengan "ta'ara minal lail" terbangun dari tidur pada malam hari.

[7]. Doa Diantara Adzan dan Iqamah

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Artinya : Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah". [Sunan Abu Daud, kitab Shalat 1/144 No. 521. Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da'waat 13/87. Sunan Al-Baihaqi, kitab Shalat 1/410. Dishahihkan oleh Al-Albani, kitab Tamamul Minnah hal. 139]

[8]. Doa Pada Waktu Sujud Dalam Shalat

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhl ah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan". [Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur'an fi Ruku' wa Sujud 2/48]

Yang dimaksud adalah sangat tepat dan layak untuk dikabulkan doa kamu.

[9]. Pada Saat Sedang Kehujanan

Dari Sahl bin a'ad Radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Artinya : Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan". [Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami' No. 3078].

Imam An-Nawawi berkata bahwa penyebab doa pada waktu kehujanan tidak ditolak atau jarang ditolak dikarenakan pada saat itu sedang turun rahmat khususnya curahan hujan pertama di awal musim. [Fathul Qadir 3/340].

[10]. Pada Saat Ajal Tiba

Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau memejamkannya kemudian bersabda.

"Artinya : Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan
mengikutinya' . Semua keluarga histeris. Beliau bersabda : 'Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan". [Shahih Muslim, kitab Janaiz 3/38]

[11]. Pada Malam Lailatul Qadar

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.

"Artinya : Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar". [Al-Qadr : 3-5]

Imam As-Syaukani berkata bahwa kemuliaan Lailatul Qadar mengharuskan doa setiap orang pasti dikabulkan. [Tuhfatud Dzakirin hal. 56]

[12]. Doa Pada Hari Arafah

Dari '
Amr bin Syu'aib Radhiyallahu 'anhu dari bapaknya dari kakeknya bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Sebaik-baik doa adalah pada hari Arafah".

Kamis, 20 Mei 2010

Rahasia Do’a 999% Mustajab




Do’a atau berdo’a tidak asing lagi bagi telinga kita. Hampir semua agama dan kepercayaan mengajarkan kepada pengikutnya untuk senantiasa bedo’a. sebab do’a adalah pengingat ketika keberhasilan dapat diraih,maka kita sadar itu merupakan karunia Alloh, jika kegagalan yang datang, maka do’a sebagai benteng dari putus asa, karena dari situ kita tahu betapa lemahnya kita,tanpa pertolongan-Nya mustahil kita mampu menjalani hidup ini.

Sebagian orang menggap do’a sebagai “pesugihan” yang halal, mungkin anda sudah mencari do’a manjur,do’a paling mujarab,do’a paling ampuh, atau juga mendatangi tempat berdo’a yang maqbul, mungkin juga sudah menyempatkan waktu untuk memasuki waktu mustajabnya do’a.

Pernahkah kita merasa kalau do’a kita ditolak oleh Alloh?

Berbagai do’a sudah dilantunkan, bermacam cara bahkan tidak jarang kita meluangkan waktu, mencari saat dan tempat yang konon mustajab untuk berdo’a, namun semua itu nyaris tidak membawa hasil, bahkan yang lebih tragis, nikmat yang kita harapkan malah laknat yang datang. Kehidupan yang layak, rejeki yang melimpah,isteri yang cantik,kendaraan mewah selalu kita panjatkan agar itu berpihak pada kita, namun bukannya mendekat, malah menjauh.

Rahasia do’a makbul

Setelah bertahun-tahun terombang-ambung diantara harapan dan putus asa, kadang pertanyaan- pertanyaan datang bertubi-tubi. Kenapa Alloh masih enggan mengabulkan do’aku? Apa salahku? Kurang apalagi? Puasa sudah,berdo’a sudah,beramal sudah, tapi koq masih begini saja.

Ada 3 tahapan yang harus kita lakukan agar do’a kita maqbul, bahkan dijamin pasti insya Alloh manjur ;

1. Syukur

Mungkin kita bertanya, hidup saja susah apa yang mau disyukuri? Inilah kesalahan kita. Coba kita renumgkan ! andai kita mempunyai anak, anak kita minta mobil-mobilan, karena kita sayang kita kasih, tapi anak itu lupa membawa pulang mainannya ketika bermain dengan kawan-kawannya. Hilanglah mainan itu. Keesokan harinya dia merengek minta dibelikan lagi,kita pun membelikannya, dan kejadian pertama terulang lagi. Lantas jika anak kita itu minta lagi apa jawab kita? Apa akan langsung membelikannya? Tentu kita akan marah bukan?

Memang Alloh tidak seperti kita, namun kita hendaknya tahu diri, bagaimana Alloh akan mengabulkan do’a kita jika nikmat yang sudah ada saja tidak pernah disyukuri, ini namanya tidak tahu berterima kasih.

Dan yang paling penting adalah ; do’a itu bisa di ijabah atau ditolak oleh Alloh, tapi syukur pasti akan diterima ( bagaimana syukur yang benar? akan dilanjutkan dalam tulisan berikutnya , insya Alloh).

Jika kita bersyukur, maka Alloh akan menambahi anugerah-Nya kepada kita tanpa kita minta sekalipun. Alloh berfirman ; “Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” QS. An Nahl : 18.

2. Malu

Sepantasnya kita malu, mungkin kita tidak diberi harta lebih, tapi kita masih diberi akal, tangan, kaki dan yang lebih penting kita masih hidup, tapi kenikmatan2 itu sekan tidak berarti apa-apa bagi kita, kita mendefinisikan nikmat itu hanya berupa harta,tahta,wanita.

3. Istighfar

mohonlah ampun kepada Alloh, atas kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dengan sebenar-benarnya.

Insya Alloh dengan di awali dan dilandasi 3 hal tersebut do’a kita akan di kabulkan oleh Alloh. Dengan catatan semua itu dilakukan dengan benar tanpa direkayasa.

Selasa, 20 April 2010

MALAM PERTAMA ANDA DALAM KUBUR

Satu hal sebagai bahan renungan kita… Tuk merenungkan indahnya malam pertama Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata. Bukan malam pertama masuk ke peraduan, Adam dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut. Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara.


Sabtu, 20 Maret 2010

URIP MUNG MAMPIR NGOMBE



Begitulah pepatah jawa....

Sehabis dahaga tlah sirna perjalanan hidup nan sesungguhnya musti dimulai. Secepat itulah kehidupan dunia nan fana ini, So siap-siapin bekal buat kehidupan yg akan datang setelah kematian kita.

bayang kan ketika anda dalam pemakaman diri anda sendiri, apa yang ingin anda unkapkan pada orang yang menutup papan kubur kita yang terakhir. anda pasti berharap ingin hidup kembali dan memberikan kebaikan kebaikan serta mencari amal ibadah untuk bekal anda dalam kubur.

Subhanallah

Sabtu, 20 Februari 2010

PRINSIP-PRINSIP AJARAN ISLAM TENTANG HALAL DAN HARAM

SETIAP YANG HALAL TIDAK MEMERLUKAN YANG HARAM

SALAH satu kebaikan Islam dan kemudahannya yg dibawakan utk kepentingan ummat manusia ialah “Islam tidak mengharamkan sesuatu kecuali di situ memberikan suatu jalan keluar yg lbh baik guna mengatasi keperluannya itu. ”

Hal ini seperti apa yg diterangkan oleh Ibnul Qayim dalam A’lamul Muwaqqi’in 2: 111 dan Raudhatul Muhibbin halaman 10. Beliau mengatakan: Allah mengharamkan mereka utk mengetahui nasib dgn membagi-bagikan daging pada azlam (8) tetapi di balik itu Ia berikan gantinya dgn doa istikharah. Allah mengharamkan mencari untung dgn menjalankan riba; tetapi di balik itu Ia berikan ganti dgn suatu perdagangan yg membawa untung. Allah mengharamkan berjudi tetapi di balik itu Ia berikan gantinya berupa hadiah harta yg diperoleh dari berlomba memacu kuda unta dan memanah.

Allah juga mengharamkan sutera tetapi di balik itu Ia berikan gantinya berupa aneka macam pakaian yg baik-baik yg terbuat dari wool kapuk dan cotton. Allah telah mengharamkan berbuat zina dan liwath tetapi di balik itu Ia berikan gantinya berupa perkawinan yg halal. Allah mengharamkan minum minuman keras tetapi dibalik itu Ia berikan gantinya berupa minuman yg lazat yg cukup berguna bagi rohani dan jasmani.

Dan begitu juga Allah telah mengharamkan semua macam makanan yg tidak baik tetapi di balik itu Ia telah memberikan gantinya berupa makanan-makanan yg baik. Begitulah kalau kita ikuti dgn saksama seluruh hukum Islam ini maka akan kita jumpai di situ bahawa Allah s. w. t. tidak memberikan suatu kesempitan kepada hambanya melainkan di situ juga dibuka suatu keleluasaan di segi lain. Kerana Allah samasekali tidak menginginkan utk mempersukar hambaNya dan membuat takut.

Bahkan Ia berkehendak utk memberikan kemudahan dan kebaikan serta betas-kasih kepada hambaNya. Sebagaimana difirmankan sendiri oleh Allah dalam al-Quran: “Allah berkehendak akan menerangkan kepadamu dan memberikan petunjuk kepadamu tentang cara-cara yg dilakukan orang-orang sebelum kamu dan Allah juga berkehendak utk menerima taubatmu dan Allah adl Zat yg Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Allah berkehendak utk menerima taubatmu tetapi orang-orang yg mengikuti keinginan hawa nafsunya itu berkehendak utk berpaling dgn palingan yg sangat. Allah berkehendak utk memberikan keringanan kepadamu sebab manusia itu dicipta dgn keadaan yg lemah. ” (blog.re.or.id)

Jumat, 01 Januari 2010

Mengenal Makanan Haram


Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan haram. Rasulullah bersabda: “Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: ” Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman: “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Dan firmanNya yang lain: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu” Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit: Yaa Rabbi ! Yaa Rabbi ! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram, dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do’anya”. (HR Muslim no. 1015). (Halal Guide)

Download Artikel Lengkapnya DiSini 13 Jenis Makanan Haram

Minggu, 08 November 2009

Di Antara Rahasia Keberhasilan Dakwah

perlu untuk kita ketahui bersama bahwa pada dasarnya jiwa manusia itu menyukai halhal
yang buruk, yaitu halhal yang menyelisihi perintah Allah. Allah ta'ala berfirman yang artinya, "Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada keburukan." (QS. Yusuf: 53).

Jika demikian keadaannya, tentunya kebenaran adalah sesuatu yang teramat berat bagi jiwa manusia. Segala puji bagi Allah yang telah mengutus NabiNya
dengan membawa agama yang penuh dengan kemudahan. Dan ini merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hambahambaNya.

Allah ta'ala berfirman yang artinya, "Dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS. AlAnbiya':
107).

Keberhasilan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di dalam menyampaikan kebenaran
kepada manusia pastilah mempunyai rahasia yang agung dan patut kita pelajari.
Dakwah Butuh Kelembutan Kebenaran yang pada asalnya susah untuk diterima oleh jiwa, ketika disampaikan dengan cara yang buruk, cara yang kasar, tentunya justru akan membuat orang semakin lari dari kebenaran. Oleh karena itulah, dakwah pada dasarnya harus disampaikan dengan cara lemah lembut.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya tidaklah kelemahlembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya. Dan tidaklah kelemahlembutan itu tercabut dari sesuatu kecuali akan membuatnya menjadi jelek." (HR.Muslim).

Download E-Booknya DiSini....

Di Antara Rahasia Keberhasilan Dakwah

Tauhid Rahasia Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Siapa yang tidak menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat, kita semua tentu menginginkannya. Hanya yang perlu untuk kita pertanyakan bagaimana cara untuk meraih keduanya. Sementara, kita yakini bersama bahwa Islam adalah agama yang ajarannya universal (menyeluruh). Islam satu-satunya agama yang mendapatkan legitimasi (pengakuan) dari Sang Pemiliknya Jalla Sya'nuhu.

Islam adalah agama yang rahmatan lil alamiin. Tidak didapatkan satu ajaranpun dalam Islam yang merugikan para pemeluknya, tidak ditemukan satu prinsippun dalam Islam yang mencelakakan para penganutnya. Tetapi pada kenyataannya banyak kalangan yang hanya menitikberatkan perhatiannya pada dunia dan bagaimana cara untuk mendapatkannya.

Download E-Book Lengkapnya DiSini...

Tauhid Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat
Buku Rahasia Al-Qur'an
Rahasia Sholat 5 Waktu
Rahasia Kalimat Tauhid
Rahasia Senyum Muhammad

Kamis, 08 Oktober 2009

Sebab Perceraian Dan Solusinya

Sebab Perceraian Yang Datang Dari Suami
Dan Solusinya

Suami tidak menunaikan kewajiban - yang dibebankan Allah kepadanya- terhadap istri, yang dikarenakan faktor jahil (tidak mengerti), lalai, atau karena sengaja menentang syari'at Allah.

Selayaknya, seorang suami belajar untuk mengetahui tentang hak-hak istrinya. Tidak menganggap hal ini sepele, dan hendaklah dia takut kepada Allah dalam mempergauli istrinya.

Dengan demikian, diharapkan bahtera rumah tangga yang mereka arungi bersama akan tetap langgeng di bawah naungan syari'at Islam yang mulia.

Diantara hak-hak istri terhadap suaminya, yaitu agar suami memperlakukan istri dengan baik, merimberinya nafkah, menghormatinya, berlemah lembut, memaklumi kekurangan istrinya, dan berhias dihadapannya.

Download E-Booknya Disini.....

:)

Kamis, 14 Mei 2009

Download Games

Setelah lelahnya bekerja kita pasti butuh sesuatu yang bisa membuat fikiran kita fresh lagi & mencoba sedikit melupakan yang membuat kita jenuh, apa lagi teman teman yang setiap harinya duduk di depan layar monitor dan capek dengan segudang pekerjaan yang membosankan.

ada kalanya kita butuh hiburan, seperti games yang seru yang bisa membuat kita fresh lagi.. download aja disini...

wordomatic_SoftArchive

Senin, 23 Maret 2009

Perkara wajib lebih baik dari perkara sunnah

Umar ibn Abdul Aziz mengatakan: "Amalan yang tidak didasarkan atas ilmu, maka kerusakan yang ia timbulkan lebih banyak dari kebaikan".

Thariqah (tarekat) yang belakangan ini banyak digandrungi oleh masyarakat kita sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah sebuah amalan yang baik, namun bila tarekat itu dilakukan tanpa didasari ilmu yang benar maka seseorang akan mudah terjerumus. Dan e-book ini akan menerangkan agar sebelum kita melakukan suatu amalan maka sebaiknya kita terlebih dahulu mengetahui ilmunya sehingga tidak 'tersesat'.

E-book ini juga hadir untuk meluruskan tarekat-tarekat yang ada, karena tidak sedikit kita temukan tarekat-tarekat yang pada awalnya murni, bersih dari penyimpangan-penyimpangan dari syari'at Islam dan dirintis oleh ulama-ulama sufi yang hakiki, kini banyak mengalami perubahan yang mengarah kepada penyimpangan dari ajaran syari'at Islam. Ini semua terjadi karena dangkalnya ilmu orang yang menjalankan tarekat tersebut.
Download Bukunya (E-book)